Saturday, November 28, 2009

TEKNOLOGI : GM Targetkan Konsumsi BBM Chevrolet Volt 97 km/liter di Dalam Kota

Pernahkah Anda bertanya-tanya apakah apa yang Anda ketahui tentang berita terbaru akurat? Perhatikan paragraf berikut dan bandingkan apa yang Anda ketahui untuk info terbaru pada berita terbaru.

KOMPAS.com-General Motor Co, mengharapkanmobil listriknya yang mulai diproduksi menjelang akhir tahun depan,yaitu Chevy Voltbisa mendapatkan peringkatkonsumsi bahan bakar minimal 230 mpg atau 97 km/liter bila digunakan dalam kota.

Kalau kinerja tersebut bisa diperoleh, berarti mobil listrik GM ini, empat kali lebih irit dibandingkan Prius Gen-3.Saat ini, Toyota Prius adalah mobil paling irit dengan konsumsi bahan bakar kombinasi 50 mpg atau 21 km/liter.

Target tersebut langsung disampaikan oleh CEO GM, Fritz Henderson di pusat Teknologi GM, Waren, Michigan, Selasa kemaren.Lebih lanjut dijelaskan, konsumsi bahan bakar kombinasi Volt, dalam kota dan jalan tol, yaitu 100 mpg (42 km/liter).

Apakah semuanya masuk akal sejauh ini? Jika tidak, aku yakin bahwa hanya dengan sedikit lebih membaca, semua fakta akan jatuh ke tempatnya.

Mahal
Target GM tersebut sangatmenarik. Sayang, kemampuan Chevy Volt sesungguhnya belum teruji.Di samping itu, harganya juga mahal dan akan susah bersaing dengan Prius yang saat ini dihargai US$22.000. Sementara itu, Bob Lutz, Wakil Chairman GM, Mei lalu mengatakan, Volt akan dijual US$40.000.

Konsep teknologi listrik atau propulsi Volt berbeda dibandingkan dengan mesin mobil konvensional, hibridadan listrik lainnya. Kendati menggunakan motor bakar 1,4 liter, namun tidak digunakanlangsung menggerakan roda. Mobil ini hanya digerakkan oleh baterai, yang juga dapat diisi dengan listrik saat di rumah. Mesin digunakan untuk memuar generator dan listrik yang dihasilkannnya disimpan di dalam baterai.

Hasil Tes
Berdasarkan tes yang dilakukan GM, Chevy akan menjadi mobil produksi massal pertamayang diklaim dengan konsumsi bahan bakar di atas 100 mpg atau 42,5 km/liter. Pengujian konsumsi dengan cara EPA, konsumsi energi kendaraan ini 25 kWh/160 di dalam kota.

Volt dijadwalkan mulai diproduksi akhir 2010 sebagai model 201. Satu kali isi baterai " lithium-ion -diharapkan digunakan untuk menempuh jarak 64 km. Sedangkan untuk œExtended Range, total jarak tempuhnya 480 km. Pada kondisi seperti ini, aki diisi oleh mesin-generator yang bisa menggunakan berbagai jenis bahan bakar (bensin dan etanol).

œDari data yang kami peroleh, banyak pengemudi Chevy Volt bisa  menggunakan mode listrik saja untuk  kondisi sehari-haritanpa perlu menghidupkan mesin, beber Henderson.

Sesuai data dari Departemen Transportasi Amerika Serikat, 8 dari 10 komuter di negara tersebut,  melakukan perjalanandi bawah 64 km setiap hari.

œKunciagar konsumsi bahan bakarVolt makin irit, pengemudi harus rajin mencolokkanmobilnya ke stop kontak di rumah. Paling tidak sekali sehari, paparHenderson.

Konsumsi energi baterai, di samping jarak perjalanan, juga ditentukan oleh faktor lain seperti jumlah barang bawaan dan  penumpang, penggunaan AC dan aksesori. Berdasarkan hasil tes tidak resmi pada prototipe pra-produksi, Chevy Voltbisa mencapai jarak tempuh 64 kmdengan mengandalkan tenaga listrik saja.

Sementara itu, hasil tes yang dilakukan EPA,  mobil listrik plug-in lebih irit di dalam kota dibandingkan ketika dikebut di jalan tol.Dengan cara tes EPA tersebuut, GM berharap konsumsi energi Chevy Voltsemakin irit, yaitu 25 kWh per 160 km di dalam kota.

Biaya rata-rata listrik di Amerika sekitar 11 sen per kWH). Berarti, pengemudi Volthanya akan mengeluarkanuang sekitar US$ 2,75 untuk perjalanan 160 km atau kurang dari 3 sen per mil atau Rp 175/km. Murah?


ZBJ
Nah, itu tidak sulit sama sekali, bukan? Dan kau telah memperoleh kekayaan pengetahuan, hanya dari mengambil beberapa waktu untuk mempelajari kata-kata seorang pakar pada berita terbaru.

0 Comments: